Kakiku berlompatan kesana kemari
Memenuhi semangat yang memaksa pergi
Api di dada menyembur lagi
Bagai naga marah berapi-api
Sayang …
Kadang monster air menyibak mengganggu
Berusaha memadamkan api di dadaku
Jangan mati api!
Tetaplah menyala tanpa peduli
Biar diganggu tetaplah merah
Tak mau lagi tersudut dengan dada berdarah!