A Home For Failure

Nak, pergi lah!

Menjauh!

Jangan di sini!

Ini bukan rumah bagi jiwa sepertimu.

Bermain lah ke tempat di mana pesanmu dibalas,

bahkan nafasmu berarti

cari di luar pagar maupun di dalam kerumunan pagi.

Langkahmu belum selesai, nak!

Temukan mereka sebelum sampai ke pintu petaka.

Tenang!

Tak ‘kan terdengar nyanyian resah

yang dengan mata mereka memanah

girang dengan kerumitan.

Dedikasi bagi jalinan dua arah

benang merah terhubung di antara jiwa jiwa yang kalah

tapi saling menghidupi …

Rumah itu sederhana.

Kesempatan bagi jiwa yang (sedang) kalah.

Kisahmu belum usai, nak!

Pergi lah supaya pesanmu dibalas

dan membaik dirimu …