Lebih Baik Aku Tahu

lebih baik, biarkan kabar-kabar macam ini menghantam ku
biar saja mata terbuka
ketimbang berfantasi seolah dunia baik-baik sahaja
mata melihat dengan hati yang di dalam sini sesungguhnya juga luka
tahu hiruk pikuk di luar sana
sehingga bisa berjaga-jaga

paham harus apa
jangan apa

meski sedikit kalut
bagaimana pun, lebih baik tahu

hadapi!

Belati Belati Kerajaan

kasihan juga beliau!
di balik jubah beludrunya, ada puluhan belati siap menancap
ujungnya sudah menempel punggung sang raja
para hantu kerajaan mengawasi dari langit-langit

belati belati itu tidak terlihat
beliau baik, tapi
bagaimana pun juga, stempel kerajaan ada di tangan sang raja

Spying

spy spy
spy spy
mock me in your writing
kick me in your pov

spy spy
spy spy
hiding behind the firewall
terror of superiority

spy spy
spy spy
in the name of content
for the sake of content

spy spy
spy spy
raise my insecurity
kill my confidence

(Ter)tekan Di Dada

Injak!

Tekan!

Lebih kuat!

Tak akan hancur meski sesak

Dadaku …

Bergemuruh hebat bersama nafas tersengal gelisah

Menunggu sembari menggigit bibir hingga berdarah

Rambutku bahkan belum basah

Kau tahu?

Mataku buram melihat kalender

Hari-hari seolah kertas surat yang dibaca lalu digeletakkan

Jiwaku tak mampu bercinta dengan yang lain

Cepat kemari sebelum dadaku meledak!

Judgmental Finger

Dua tangan terbuka
Wajah menengadah ke langit
Iblis dan malaikat meniupkan inti
Berlomba-lomba memberi pengaruh pada diri
Asa dan petaka bergulung-gulung menghantam dada
Syukur dan tanya campur mendera

Manusia-manusia inti cinta kemarilah
Duduk melingkar di tanah gersang
Letakkan dulu telunjukmu
mengatup bersama jempol,
jari tengah, jari manis, dan kelingking
Rebahkan semua di dada dan lihat ke langit
Sang Maha ciptakan kita bukan untuk mencela

Rasakan hangat di dadamu,
ketika telunjuk merunduk
meniupkan gelembung cinta bersama jari-jari lain
Sesekali mendongak lah
Lihat!
Sang Maha tersenyum
masih tersisa cinta di antara manusia …